Yang pertama adalah budaya Hanami atau perayaan untuk melihat mekarnya bunga-bunga dan pepohonan. mungkin budaya ini sedikit aneh untuk kita orang Indonesia karena kita dapat melihat bunga bermekaran kapan saja. Namun berbeda dengan jepang bunga-bunga bermekaran hanya pada saat musim semi saja. Untuk dari itu masyarakat banyak masyarakat Jepang yang merayakan budaya ini bisa di bilang seluruh warga jepang juga ikut merayakan budaya ini. Kebiasaan hanami ini dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan China yang sering menanam bunga di sekitar istana mereka, yang kemudian diikuti oleh para bangsawan jepang. Pada awalnya bunga yang di tanam adalah Ume(plum). Namun lama kelamaan di ganti dengan ke bunga sakura. Di kisahkan juga pada jaman dahulu di era japang ada seorang raja yang gemar mengadakan pesta hanami di sekitar tamanya kyoto. Di mulai pada saat itu pun budaya hanami terus di laksanakan hingga sekarang.
Budaya yang kedua adalah budaya tentang samurai. budaya ini sangat terkenal di seluruh dunia. Kalau di Indonesia samurai adalah sebuah jenis pedang, berbeda dengan Jepang yang mengartikan samurai adalah seorang yang mengabdi kepada bangsawan seperti pasukan atau pengawal. Namun dalam sejarah militer Jepang ada juga seorang samurai yang tidak bertuan. seorang samurai yang tidak bertuan disebut dengan ronin ada beberapa alasan kenapa samurai bisa menjadi ronin yaitu karena disebabkan tuanya telah hilang atu mati dan juga seorang samurai yang mengundurkan diri dari tugasnya dan berkelana dengan bebas, ada juga yang bilang ronin disebabkan oleh garis keturunan. Pada jaman dulu di Jepang samurai adalah seseorang yang sangat berani. Di Jepang kamatian adalah jalan yang mulia bagi seorang samurai. Cara kematian seorang samurai adalah hal yang sangat penting sampai di buat buku yang menerangkan mati yang terbaik. Contoh utama dari kata-kata yang terdapat di dalam buku jalan kematian yang mulia bagi seorang samurai adalah "Jalan samurai ditemui dalam kematian. Apabila tiba kematian, yang ada disini hanyalah jalan yang pantas bagi kematian". Kata-kata tersebut sangat populer pada buku-buku yang mengajarkan tentang samurai..Nah itu adalah hanya sebagian kecil dari budaya yang ada di Jepang. Sebenarnya di Jepang masih banyak lagi budaya-budaya yang tidak saya sebutkan di atas.
